Ciri Ciri Orang Hamil Anak Ke 2 Menurut Dokter

Ciri Ciri Orang Hamil Anak Ke 2 Menurut Dokter

Banyak para wanita menilai bahwa ciri-ciri kehamilan hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu terlambat datangnya menstruasi yang disebut dengan amenorrhea. Memang betul, salah satu tanda-tanda kehamilan ini adalah terlambatnya menstruasi. Namun, terlambat menstruasi ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, pola makan, stress, kecapaian, adanya gangguan hormonal dsb. Nah, agar lebih yakin lagi, selain terlambatnya menstruasi, lihat Ciri Ciri Orang Hamil Anak Ke 2 Menurut Dokter yang lain.

Pada dasarnya tanda kehamilan ini pun dibagi lagi menjadi 3 bagian diantaranya adalah tanda kehamilan yang tidak pasti, tanda kemungkinan kehamilan dan yang terakhir barulah anda bisa mengetahui tanda kehamilan yang pasti. Nah, untuk lebih menegaskan lagi, selain terlambatnya datang bulan, tanda kehamilan yang umum atau yang belum pasti dapat kita ketahui dari mengenali beberapa tanda dibawah ini, seperti misalkan:

Mengenali Ciri Ciri Orang Hamil Anak Ke 2 Menurut Dokter

Tidak dapat dipungkiri bahwa kehamilan adalah masa yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pasangan suami istri. Apalagi bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah. Sering kali muncul rasa penasaran apakah hamil atau tidak setelah berhubungan dengan pasangan. Walaupun saat berhubungan dilakukan pada puncak masa subur, kehamilan tidaklah selalu terjadi. Lalu apa saja ciri-ciri kehamilan tersebut?

Ibu hamil menampakkan perubahan fisik sejak masa awal terjadinya kehamilan. Perubahan fisik ini terjadi secara perlahan-lahan. Untuk mengenali Ciri Ciri Orang Hamil Anak Ke 2 Menurut Dokter membutuhkan kejelian karena pada tahap ini beberapa perubahannya belum signifikan. Kita akan mulai dari yang paling jelas dan nampak paling awal, yaitu kram perut. Kram ini adalah kram biasa, pada kehamilan normal kram ini tidak akan terlalu menyakitkan. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan hormonal dan adanya implantasi.

Payudara Mengalami Perubahan

Jika terjadi kehamilan, maka payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar pula dan warnanya akan semakin gelap, kadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan nampak akibat penegangan payudara. Selain itu terjadi  aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk memproduksi ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia.

Munculnya Bercak Darah atau Flek yang diikuti kram perut

Keluar darah dari alat kelamin ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.

Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini,  akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

Mual dan Muntah (Morning Sicknes)

Hampir 50% perempuan yang mengalami kehamilan akan menunjukkan tanda-tanda ini. Situasi ini lebih sering terjadi di pagi hari karena menumpuknya asam lambung selama Anda tidur.
Mual dan muntah ini biasa morning sickness karena biasanya terjadi pada saat di pagi hari. Namun kenyataannya, mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari juga. Bahkan morning sickness terjadi hanya ketika si ibu mencium aroma atau wewangian tertentu.

Sering Buang Air Kecil (Frequent Urination)

Setelah haid terlambat satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Ini dikarenakan janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Walaupun buang air kecil ini sering, disarankan untuk tidak menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih banyak minum air putih.

Pusing dan Sakit Kepala (Headaches)

Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik; rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

Rasa lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)

Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan janin. Perut ibu yang semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh ibu.

Sensitif Terhadap Bau

Mual yang dialami pada awal kehamilan biasanya disebabkan oleh indera penciuman yang menjadi lebih tajam terhadap bau-bauan tertentu, baik yang beraroma positif, seperti minyak wangi, atau yang beraroma negatif seperti asap rokok. Makanan dengan aroma tertentu yang biasa dikonsumsi pun tiba-tiba membuat mual, terutama yang beraroma kuat seperti telur dan bawang.

Dengan mengenali Ciri Ciri Orang Hamil Anak Ke 2 Menurut Dokter di atas, Anda akan lebih cepat mendeteksi kemungkinan datangnya buah hati lebih awal.

Tags: Ciri Ciri Orang Hamil Ciri Hamil Muda Tanda Awal Kehamilan