Ciri Ciri Wanita Hamil Setelah Berhubungan Intim

Ciri Ciri Wanita Hamil Setelah Berhubungan Intim

Setiap wanita mengalami ciri-ciri kehamilan yang berbeda-beda. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mengenali tanda-tanda umum selain, yaitu terlambat datangnya menstruasi yang disebut dengan amenorrhea. Ada banyak ciri-ciri wanita hamil muda yang dapat diketahui pada minggu-minggu awal kehamilan yang paling mudah adalah dari telat datang bulan. Namun, terlambat datang bulan ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, pola makan, stress, kelelahan, adanya gangguan hormonal dsb. Nah, untuk lebih memastikan lagi, selain terlambatnya menstruasi, lihat Ciri Ciri Wanita Hamil Setelah Berhubungan Intim yang lain.

Pada dasarnya tanda kehamilan ini pun dibagi lagi menjadi 3 bagian diantaranya adalah tanda kehamilan yang tidak pasti, tanda kemungkinan kehamilan dan yang terakhir barulah anda bisa mengetahui tanda kehamilan yang pasti. Nah, untuk lebih memastikan lagi, selain terlambatnya datang bulan, tanda kehamilan yang umum atau yang belum pasti dapat kita ketahui dari melihat beberapa tanda dibawah ini, seperti antara lain:

Mengenali Ciri Ciri Wanita Hamil Setelah Berhubungan Intim

Tak bisa dihindarkan bahwa kehamilan adalah masa yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pasangan suami istri. Apalagi bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah. Pasti akan merasakan penasaran dengan kandungan istri setelah melakukan hubungan intim dengan pasangan. Walaupun saat berhubungan dilakukan pada puncak masa subur, kehamilan tidaklah selalu terjadi. Lalu apa saja ciri-ciri kehamilan tersebut?

Wanita hamil menampakkan perubahan fisik sejak masa awal terjadinya kehamilan. Fisikan akan terjadi perubahan secara pelan-pelan. Untuk mengenali Ciri Ciri Wanita Hamil Setelah Berhubungan Intim membutuhkan kejelian karena pada tahap ini beberapa perubahannya belum signifikan. Kita akan mulai dari yang paling jelas dan nampak paling awal, yaitu kram perut. Kram ini adalah kram biasa, pada kehamilan normal kram ini tidak akan terlalu menyakitkan. Hal ini terjadi karena mulai terjadinya perubahan hormonal dan adanya implantasi.

Payudara Mengalami Perubahan

Jika terjadi kehamilan, maka payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Mengalami pembesaran pada puting susu dan warnanya pun juga berubah nampak lebih gelap, kadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara. Selain itu terjadi  aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk memproduksi ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia.

Munculnya Bercak Darah atau Flek yang diikuti kram perut

Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya pembuahan. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.

Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini,  akan terus berlanjut hingga kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

Mual dan Muntah (Morning Sicknes)

Hampir 50% perempuan yang mengalami kehamilan akan memiliki tanda-tanda ini. Pemicunya adalah peningkatan hormon secara tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah HCG (Human chorionic Gonadotrophin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran air kencing. Makanya, alat test pack kehamilan dilakukan melalui media air seni, hal ini dilakukan untuk mengukur terjadinya peningkatan kadar hormon HCG tersebut. Peningkatan hormon ini akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasikan mengenai hal ini ke dokter anda, karena akan mengganggu kehamilan anda.
Mual dan muntah ini biasa morning sickness karena biasanya terjadi pada saat di pagi hari. Namun kenyataannya, mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari juga. Bahkan morning sickness terjadi hanya ketika si ibu mencium aroma atau wewangian tertentu.

Sering Buang Air Kecil (Frequent Urination)

Perubahan saat hamil juga menyebabkan kebanyakan ibu hamil muda lebih sering ingin buang air kecil pada awal kehamilan, terutama pada malam hari. Pada tahap kehamilan selanjutnya, keinginan buang air kecil lebih disebabkan oleh rahim yang membesar dan menekan kantong kemih. Ini dikarenakan janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan keinginan untuk kencing menjadi lebih sering. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

Pusing dan Sakit Kepala (Headaches)

Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik; rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

Rasa lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)

Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan janin. Perut ibu akan semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh ibu.

Sensitif Terhadap Bau

Mual yang dialami pada awal kehamilan biasanya disebabkan oleh indera penciuman yang menjadi lebih tajam terhadap bau-bauan tertentu, baik yang beraroma positif, seperti minyak wangi, atau yang beraroma negatif seperti asap rokok. Makanan dengan aroma tertentu yang biasa dikonsumsi pun tiba-tiba membuat mual, terutama yang beraroma kuat seperti telur dan bawang.

Sekian ulasan mengenai Ciri Ciri Wanita Hamil Setelah Berhubungan Intim di atas, Anda akan lebih cepat mendeteksi kemungkinan datangnya buah hati lebih awal.

Tags: Ciri Ciri Orang Hamil Ciri Hamil Muda Tanda Awal Kehamilan